Breadcrumbs

FTG Campaign

Gara-gara kenaikan tarif tol yang banyak bikin marah orang, saya jadi ingat posting saya di salah satu milis keluarga saya tahun 2002. Judulnya FTG Campaign.

Posting ini saya tulis waktu kenaikan bahan bakar tahun 2002. It’s a way of blowing of steam… so, setiap kali ada “event” nasional yang bikin marah (mis. kenaikan bahan bakar, kenaikan tarif tol yang sepihak) saya suka ingat-ingat FTG Campaign ini. :-)

———–

From: kukis
Sent: 2002
Subject: FTG! Campaign

======================================
Perhatian para orangtua!
Msg. agak panjang dan mungkin tidak sesuai untuk
anak-anak di bawah dan di atas 18 tahun!
======================================

Dear all,
Berhubung (salah satu alasan) tarif BBM sudah disesuaikan mulai hari ini(17/1), gue pikir saatnya tepat nich untuk mulai kampanye FTG! (F**k The Gov’t!). Gue udah beberapa hari belakangan ini mikirin hal ini soalnya ;-)

Penjelasan resminya kira-kira begini:

Kampanye FTG! adalah *semata-mata gerakan moral*.(baca: “semata-mata gerakan moral titik”). Tujuannya bukan untuk mempengaruhi, menekan atau memaksa pemerintah untuk melakukan, tidak melakukan atau mengubah kebijakan tertentu.

TETAPI gerakan ini semata demi kesehatan jiwa dan moral kami sendiri (English translation: to keep our sanity in this insanity). Karena gerakan ini bertujuan memberikan penyaluran rasa kecewa secara sehat, beradab, tidak melanggar hukum, tidak merusak fasilitas umum ataupun mengganggu ketentraman rakyat banyak, dan-yang penting-tidak mengancam kesejahteraan, ketentraman dan ego para para wakil rakyat dan pejabat-pejabat pemerintah yang (katanya) terhormat itu.

Mungkin ada pertanyaan, kenapa pakai bhs Inggris? Karena rasanya lebih cocok diekspresikan dengan bahasa Inggris daripada bahasa Indonesia. Menurut Merriam-Webster’s Collegiate Dictionary, kata F**K:

…sometimes used interjectionally with an object (as a personal or reflexive pronoun) to express anger, contempt, or disgust…

Jadi cocok ‘kan?

Kredo FTG!:
· Kami TIDAK mengkritik kebijakan (atau tidak adanya kebijaksanaan) pemerintah;

· Kami TIDAK sok tahu memberikan solusi yang lebih baik terhadap kebijakan (atau tidak adanya kebijaksanaan) pemerintah;

· Kami TIDAK memaksa pejabat pemerintah yang bertanggungjawab (apalagi yang tidak mau dan/atau tidak tahu bertanggungjawab) terhadap segala kegilaan ini untuk mundur/diganti/dihukum, apalagi dilenyapkan seperti yang sering terjadi pada waktu-waktu lalu (dan waktu kini);

· Kami TIDAK melakukan unjuk rasa, demonstrasi, turun ke jalan, pengrusakan, penjarahan, perlawanan ataupun usaha-usaha sejenisnya yang hanya mengganggu ketentraman dan menambah ketidaknyamanan hidup orang banyak, dan (seperti biasa) tidak akan membuat pemerintah prihatin dan berusaha lebih keras untuk memperbaiki keadaan sekarang ini.

Tetapi,
· Kami AKAN membayar pajak-pajak dan tarif yang sudah ditentukan pemerintah, seberapa pun berat dan tidak wajar kenaikannya;

· Kami AKAN (terpaksa) membayar BBM, beras dan barang-barang lainnya yang harganya semakin (lama semakin) mahal dan tidak bisa (atau tidak mau?) dikontrol oleh pemerintah;

· Kami AKAN (dan terpaksa) berkorban dan tetap menjadi korban dari kebijakan-kebijakan (dan tidak adanya kebijaksanaan) pemerintah.

Pertanyaan selanjutnya; Bagaimana prakteknya FTG! campaign itu? Seperti ini:

· SEBELUM mendengar/menonton/membaca/mempelajari statement dari pemerintah kita datang dengan mindset FTG!

· SELAMA mendengar/menonton/membaca/mempelajari statement dari pemerintah kita bertahan dengan mindset FTG!

· SETELAH mendengar/menonton/membaca/mempelajari statement dari pemerintah kita teruskan hidup kita dengan mindset FTG!

· Setiap selesai membayar listrik/telepon/air/pajak (atau tarif lainnya) di kantor-kantor pemerintah, jangan lupa katakan ‘FTG!’ pada petugas;

· Jika bertemu dengan orang-orang pemerintah yang sedang dalam kapasitas sebagai pejabat pemerintah, disarankan untuk memberi salam dengan mengatakan: “FTG bapak/ibu/saudara!”. Oh ya, untuk point (d) dan (e), jangan lupa katakan dengan ramah dan berikan senyuman, karena mereka juga saudara-saudara kita dan (katanya) juga punya perasaan!

· Kalau kebetulan ikut unjuk rasa (meskipun tidak disarankan, baca Kredo FTG di atas), hanya bawa spanduk bertuliskan ‘FTG!’ dan yel yang diteriakkan hanya ‘FTG!, FTG!’.

Kalau pendukung kampanye ini makin banyak, gue rencana bikin website (nama domain: ftg.or.id atau ftg.org kalau domainnya masih kosong), dimana orang bisa kenal & support Kampanye FTG!. Di website itu gue juga jual kaos, topi, cangkir, pena, mousepad dan barang-barang sejenis dengan logo FTG! (desain logo dijamin nggak norak).

PS:
Nah, kalau udah begini berarti ada sumbangan positif gue untuk masyarakat dan negara ini: (a) bantu mempertahankan kewarasan moral masyarakat Indonesia; (b) menyediakan lapangan kerja, (c) membantu menghidupkan perekonomian negara (meskipun kecil), dan (d) dapat penghasilan sampingan untuk keluarga gue.

Setuju nggak dengan ide gue?…..
iki


Tags: , , ,