Pagi tadi sekolah Ruben, TKAI, bikin acara yang dikhususkan hanya untuk anak-anak dan para ayah. Dari jam 08:00 sampai jam 11:00 para ayah dan anak-anak olahraga bersama (tentunya pakai musik dan gerakan-gerakan yang seru!), makan es krim bersama, lalu ditutup dengan membuat prakarya bersama (waktunya kurang lama sich… kalau nggak pasti hasil karya Ruben/papa yang menang… ha!)
Waktu berolahraga, Ruben menghilang terus. Mungkin karena suasananya lain, biasanya nggak ada para ayah dan sekarang sekolah penuh dengan ayah dan anak-anak aja, Ruben senang… jadi lari-lari terus. Datengin para ayah dan colek sini, colek sana sambil ketawa-ketawa… malahan mau ambil kacamata orang. Untung si bapak udah kenal Ruben jadi dia ketawa-ketawa aja.
Karena ini acara khusus untuk ayah dan anak, para ibu nggak boleh masuk. Ibu-ibu harus nunggu di luar pagar sekolah dan pintu sekolah dijagain pak Asep yang dengan tegas nggak kasih ibu-ibu masuk (soalnya gue sempat denger ada ibu yang minta ijin masuk tapi nggak dikasih sama pak Asep… he..he..) Akhirnya mereka cuma bisa ngintip-ngintip aja dari luar. Karena Ruben lari-lari dan menghilang terus, akhirnya saya keluar aja foto ibu-ibu yang lagi sibuk ngintipin anak-anak dan para ayah
![]()
Senang juga ada acara seperti ini. Waktu pulang guru-guru tanya ke para ayah “kapok nggak? Kapan-kapan kalau bikin acara begini lagi, mau datang nggak, pak?” Komentar saya ke mbak Romi cuma “kerjaan gue cuma cari-cari anak gue yang menghilang terus nich he..he..” Tapi kalau nanti ada acara Ayah dan Anak lagi, saya pasti datang… I wouldn’t miss it for the world!
Tags: family

Recent Comments